Mengatur keuangan bisnis bukanlah hal yang mudah. Maka dari itu, mengetahui cara yang tepat dalam mengorganisir keuangan bisnis dengan baik dan tepat harus dilakukan. Sebuah bisnis tidak hanya dituntut untuk mempromosikan produk atau jasa yang dijual saja. Pengaturan keuangan bisnis yang baik bisa memberikan kontrol atas pemasukan dan pengeluaran usaha agar kondisi keuangan bisnis bisa terpantau.

Namun, bagaimana cara mengelola keuangan bisnis yang mudah? Simaklah beberapa tips dibawah ini agar bisnis yang dijalankan tidak cepat bangkrut!

Pemisahan Kebutuhan Keuangan Usaha

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pemisahan kebutuhan keuangan usaha. Anda harus membedakan uang untuk pembelian suatu hal dan mana yang perlu Anda sisihkan untuk kebutuhan lain. Hal inilah yang menjadi kesalahan utama yang dapat mengganggu arus kas usaha sebuah bisnis.

Jika Anda menggabungkan seluruh uang yang ada tanpa membeda-bedakan keperluannya, maka Anda akan mengalami kesulitan dalam melakukan pengontrolan pemasukan ataupun pengeluaran dalam usaha. Maka dari itu, tidak masalah bila bisnis yang Anda didirikan kecil atau besar, sebaiknya Anda harus melakukan pemisahan keuangan Anda sesuai kebutuhan. Hasilnya, Anda bisa mencatat semua transaksi usaha dengan rapi.

Tentukan Batasan Dana Usaha

Berapa banyak uang yang Anda gunakan dalam kebutuhan usaha Anda harus memiliki batas-batas tertentu. Sebagai contoh, Anda bisa menentukan berapa persen laba yang harus ditetapkan, berapa persen uang yang akan dimasukkan dalam cadangan kas usaha, hingga berapa jumlah yang harus digunakan untuk mengembangkan usaha.

Tidak hanya itu, batasan dana dalam usaha juga bisa Anda terapkan saat menggunakan dana modal di awal usaha. Biasanya, tiap-tiap pelaku bisnis juga memiliki perbedaan dalam jumlah dana yang harus dibatasi sehingga jumlahnya sudah pasti tidak sama satu dengan yang lain. Dengan menentukan batasan dana dalam usaha, Anda bisa mengatur pengelolaan keuangan usaha sesuai dengan porsi yang telah ditentukan pada saat memulai usaha hingga berjalannya usaha.

Membuat Laporan Keuangan Usaha Bulanan

Membuat sebuah pembukuan dari keuangan memiliki tujuan untuk memberikan kontrol atas semua transaksi keuangan. Transaksi keuangan tersebut termasuk pemasukan, pengeluaran, hingga hutang dan piutang yang ada dalam suatu bisnis.

Tidak hanya itu, sebuah laporan keuangan juga sebaiknya direkap setiap bulannya. Pasalnya, hal tersebut akan mempermudah Anda dalam melakukan evaluasi perkembangan usaha secara berkala. Lebih lagi, Anda juga bisa mendapatkan kemudahan lain saat mencari data-data transaksi tertentu.

Menghindari Risiko Hutang Usaha

Melakukan hutang dalam mengembangkan suatu bisnis adalah hal yang wajar. Namun, Anda harus berhati-hati dengan hal tersebut. Pasalnya, bila kondisi keuangan dalam bisnis Anda tidak dalam kondisi yang baik akan memberikan beban dalam cicilan hutan usaha. Hasilnya, hal tersebut bisa memperburuk kondisi keuangan dalam bisnis Anda.

Jadi, jika Anda memiliki pemasukan yang jumlahnya belum memenuhi kebutuhan operasional setiap bulan, Anda harus mengurangi risiko berhutang. Hal tersebut bisa menghindarkan Anda dari hal-hal tak terduga di masa mendatang.

Mengontrol Arus Kas Usaha

Bila arus kas dalam bisnis Anda lancar, maka semua kewajiban yang harus Anda bayarkan juga dapat terpenuhi. Dengan demikian, aktivitas bisnis Anda bisa berjalan dengan lancar dan arus kas bisnis Anda bisa terus bertumbuh dan berjalan dengan lancar pula.

Manajemen keuangan bisnis yang baik dalam sebuah bisnis memberikan hal yang positif dalam perkembangan sebuah usaha. Oleh karena itu, Anda harus pandai-pandai melakukan rekap data keuangan Anda. Ingin mengelola keuangan bisnis secara otomatis? tenang saja, Moodah dapat membantu Anda melakukan semua tips diatas secara gratis selamanya. Aplikasi Moodah bisa memberikan kemudahan bagi Anda untuk pembukuan. Semoga bermanfaat!

Download Moodah sekarang di www.moodah.id !

Write A Comment