Semenjak Indonesia memasuki masa pandemi, tanda-tanda resesi ekonomi sudah tercium. Secara pengertian, resesi ekonomi adalah penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Tentunya, penurunan ekonomi ini akan mempengaruhi seluruh aspek bisnis, terutama ke UMKM yang dengan banyak keterbatasan.

Bersamaan dengan Hari UMKM Nasional 2020, Kementrian Koperasi dan UMKM (Kemenkop) menyatakan akan memberi bantuan tunai Rp. 2,4 Juta untuk UMKM yang terkena dampak pandemi ini. Meskipun begitu, untuk dapat bertahan, UMKM tidak bisa tinggal diam saja. Lalu, apa saja cara UMKM dapat bertahan di masa resesi ekonomi? simak artikel berikut!

Tetap Fokus Pada Pasar dan Pelanggan Anda

Dengan adanya resesi ekonomi, penurunan penjualan yang drastis, dan hilangnya pelanggan wajar saja jika Anda panik. Namun, jangan sampai kepanikan ini membuat Anda strategi penjualan Anda jadi tidak matang.

Fokus kepada tujuanmu, bukan kepada rasa takutmu.

Anthony Robbins

Tujuan utama UMKM saat ini adalah untuk tetap bertahan, yang dimana hal ini dapat diraih apabila tetap fokus kepada pasar dan pelanggan Anda. Coba lah berikan sesuatu yang berbeda yang dapat menarik perhatian pelanggan Anda. Perubahan ini bisa dari segi produk atau promosi Anda. Selain itu, Anda juga harus memberikan pelayanan dan perhatian lebih untuk mempertahankan pelanggan yang Ada.

Disiplin Mengatur Pengeluaran

Baik untuk kepentingan pribadi ataupun bisnis, pengeluaran tetap harus disiplin. Anda harus dapat mengelola pengeluaran-pengeluaran seperti beban gaji karyawan, biaya produksi, penggunaan listrik, dan banyak tagihan lainnya. Caranya terbaiknya adalah dengan mencatat setiap pengeluaran secara rutin. Jika kamu tidak mencatat secara rutin, kamu bisa saja tidak sadar usaha mu terpuruk karena tagihan yang menumpuk. Untuk dapat mencatat secara rutin, Anda dapat menggunakan fitur reminder di dalam aplikasi pencatatan Moodah.

Selalu Pantau Kondisi Laporan Laba Rugi dan Arus Kas

Memiliki arus kas yang sehat menandakan bisnis yang sehat. Hal ini dikarenakan arus kas adalah sumber kehidupan dari bisnis yang Anda jalani. Maka dari itu, Anda tidak boleh lengah dalam pengawasannya jika ingin bertahan di masa resesi ekonomi,

Selain memantau kondisi arus kas, Anda juga harus dengan rutin cek kondisi laporan laba rugi Anda. Dengan memasuki masa resesi ekonomi, akan terjadi perubahan yang besar di presentasi laba rugi Anda. Apabila Anda secara rutin terus memantau pergerakan laba rugi Anda, Anda akan tahu kondisi sebenarnya dari usaha Anda. Pada akhirnya, Anda pun dapat menentukan strategi dan anggaran baru untuk menyesuaikan dengan kondisi.

Dalam hal mengelola keuangan hingga memantau laporan arus kas dan laba rugi, Anda dapat menggunakan Moodah sebagai solusi Anda. Moodah adalah aplikasi pembukuan UMKM yang dapat digunakan secara gratis selamanya. Dengan Moodah, Anda dapat mengelola segala macam pengeluaran, hutang piutang, hingga membuat laporan neraca keuangan, laba rugi, dan arus kas instan. Semoga sukses selalu usahanya ya!

Download Moodah gratis selamanya sekarang juga!

Write A Comment