Pencatatan transaksi keuangan / pembukuan merupakan satu dari sekian banyak hal yang harus dilakukan oleh pebisnis. Kenapa? karena dengan pencatatan transaksi keuangan yang rutin, Anda dapat membuat laporan keuangan untuk kemajuan usaha kecil Anda.

Sayangnya, masih banyak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tidak menganggap pencatatan transaksi keuangan itu penting. Ditambah lagi, dengan tanggapan cara pembukuan usaha itu sulit dan ribet, UMKM pun semakin malas melakukannya. Pada akhirnya, dengan pembukuan usaha yang buruk, membuat laporan keuangan yang tidak rapih dan valid juga tidak bisa di hindari.

Sebenarnya, ada cara agar aktivitas pencatatan menjadi lebih mudah, terlebih untuk usaha kecil yang transaksinya cukup banyak dalam sehari. Lalu, apa saja pentingnya pencatatan transaksi keuangan? bagaimana cara membuat pembukuan usaha yang cepat? Simak artikel berikut yuk!

Manfaat Pencatatan Transaksi Keuangan

Kegiatan mencatat transaksi keuangan bukan lah aktivitas tidak bermanfaat. Dengan aktivitas ini, usaha kecil Anda dapat:

  1. Memberikan informasi mengenai laba rugi dan perubahan kondisi keuangan usaha karena aktivitas penjualan dan pembelian.
  2. Membuat laporan keuangan untuk mengetahui sumber keuangan usaha, beban usaha, dan modal usaha.
  3. Sumber informasi untuk usaha dapat menentukan strategi mengembangkan usaha kecil selanjutnya di masa depan.
  4. Sebagai bukti kepada institusi permodalan untuk pengajuan dan mendapatkan modal usaha lebih.

Cara Pencatatan Transaksi Keuangan yang Cepat

Beberapa UKM memang sudah melakukan pembukuan usaha sederhana yang seadanya. Dengan cara manual melalui kertas, pembukuan usaha ini beresiko tidak valid karena catatan yang hilang. Untuk mengatasi hal ini agar lebih cepat dan tepat, Anda dapat menggunakan aplikasi pembukuan usaha, misalnya Moodah. Bagaimana caranya?

1. Download Gratis Selamanya dan Buka Aplikasi Moodah

Moodah adalah aplikasi pembukuan keuangan usaha kecil seperti usaha warung yang dapat digunakan secara gratis selamanya. Dengan Moodah, Anda dapat mencatat segala macam transaksi keuangan, catat hutang piutang, hingga membuat laporan keuangan otomatis.

Pertama-tama Anda dapat download Moodah disini. Apabila sudah, buka aplikasi Moodah dan klik “Tambah Transaksi” seperti gambar dibawah ini.

2. Pilih Jenis Transaksi, dan Kategorinya

Selanjutnya, pilih jenis transaksi yang Anda ingin catat, apakah pemasukan atau pengeluaran? Setelahnya, pilih produk yang sedang di transaksikan oleh Anda seperti berikut:

Moodah pun menyediakan berbagai macam pilihan kategori pemasukan dan pengeluaran, seperti berikut:

Pastikan kategori yang Anda masukkan sudah benar ya!

3. Lengkapi Detail yang Dibutuhkan

  • Lunas / Belum Lunas: Anda dapat menentukan apakah transaksi yang dilakukan sudah dibayarkan atau masih dicatat hutang. Jika belum lunas, kolom kontak atau nomor tujuan wajib diisikan.
  • Tanggal transaksi: Pastikan Anda mengisi kapan transaksi ini dibuat. Anda juga dapat menghitung mundur atau mencatat transaksi yang sudah terjadi di hari-hari sebelumnya.
  • Catatan: Masukkan catatan apabila memang ada, contoh: “Dikirim Senin”.
  • Foto: Masukkan bukti dalam bentuk foto jika memang ada, contoh: foto produk siap kirim.
  • Tanggal Jatuh Tempo: apabila transaksi tersebut belum lunas, jangan lupa memasukkan tanggal jatuh tempo penagihan hutang tersebut. Jika sudah menyentuh tanggal jatuh tempo, Anda akan menerima notifikasi pengingat hutang jatuh tempo.

4. Simpan, dan Laporan Keuangan Sudah Siap!

Apabila semua sudah terisi, Anda tinggal klik “Simpan”. Laporan keuanganmu mulai dari arus kas, laba rugi, neraca keuangan, dan laporan penjualan sudah terbuat otomatis. Semua laporan ini dapat kamu unduh dan juga bagikan cukup via Whatsapp.

Bagaimana? mudahkan untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan? yuk mulai rajin-rajin lakukan pembukuan usaha bersama Moodah, dan rasakan segala manfaatnya untuk usahamu sekarang juga!

Write A Comment